Skip to main content

Mengenal Gamifikasi: Cara Seru Belajar Hewan dari Mahasiswa UNITAMA di SDI KEKA

Keka, 16 September 2025 – Siswa kelas IV (empat) SDI Keka pada Selasa pagi mengikuti presentasi aplikasi mobile edukasi hewan yang dibawakan oleh Natalia Triastuti, mahasiswa Universitas Teknologi Akba Makassar (UNITAMA).


(Ket Gmbr: Anak-anak SDI Keka berfoto bersama usai mengikuti presentasi aplikasi edukasi hewan dengan gamifikasi)

Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian tugas akhir (skripsi) yang sedang dijalankan Natalia di sekolah tersebut sejak 8 September hingga 15 September 2025. Aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai media belajar, tetapi juga memanfaatkan prinsip gamifikasi, yaitu menghadirkan unsur permainan dalam proses pembelajaran sehingga anak-anak belajar dengan cara yang lebih menyenangkan.

Melalui fitur interaktif, siswa dapat mengenal berbagai jenis hewan sambil bermain kuis sederhana, mengumpulkan poin, hingga membuka level baru. Cara ini membuat anak-anak lebih aktif, fokus, dan termotivasi untuk terus belajar.

BACA JUGA: SDI Keka Raih Juara Lomba Senam Anak Indonesia Hebat di O2SN Satar Mese

Selama kegiatan berlangsung, siswa didampingi oleh bapak dan ibu guru. Anak-anak tampak antusias memperhatikan penjelasan dan melihat fitur-fitur aplikasi. Guru-guru pun menyambut positif kegiatan ini karena dapat menambah variasi pembelajaran sekaligus memperkenalkan penggunaan teknologi digital di ruang kelas.

Kepala sekolah menyampaikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap penelitian ini. “Sekolah sangat mendukung pengembangan teknologi gamifikasi dalam penyampaian materi di kelas. Inovasi seperti ini penting untuk mendorong semangat belajar siswa sekaligus memperkaya metode pembelajaran,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya semakin bersemangat belajar, tetapi juga terbuka terhadap cara-cara baru dalam memahami materi. Sementara itu, pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi peneliti maupun sekolah dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif dan bermakna di masa depan.

Penulis: PYN

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan: Awal dari Kesuksesan yang Lebih Besar

Kegagalan sering kali dianggap sebagai titik akhir, padahal sebenarnya ia adalah awal dari perjalanan menuju pertumbuhan. Setiap kali kita jatuh, ada pelajaran berharga yang bisa kita petik. Kegagalan mengajarkan kita tentang kekuatan, ketangguhan, dan keberanian untuk bangkit kembali. Meski rasa sakit akibat kegagalan bisa begitu dalam, di sanalah kita belajar untuk memetakan langkah-langkah baru dengan cara yang lebih bijak. Tidak ada orang yang sukses tanpa melewati kegagalan, dan tidak ada kegagalan yang datang tanpa membawa hikmah Bangkit dari kegagalan bukanlah perkara mudah, tetapi itulah yang membedakan mereka yang sukses dari yang menyerah. Setiap kali kita mencoba lagi, kita mendekatkan diri pada impian yang lebih besar. Kegagalan bukan akhir dari segalanya, itu hanyalah batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar. Dengan setiap kegagalan, kita belajar untuk menjadi lebih kuat dan lebih tangguh, hingga akhirnya kita mencapai apa yang kita impikan. Jadi, jangan pernah tak...

SDI Keka Raih Juara Lomba Senam Anak Indonesia Hebat di O2SN Satar Mese

Keka, 13 Agustus 2025 – Prestasi membanggakan diraih SDI Keka dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Satar Mese yang berlangsung pada 12–13 Agustus 2025 di Iteng. Tim senam SDI Keka berhasil meraih Juara 2 pada lomba Senam Anak Indonesia Hebat, mengalahkan sejumlah tim tangguh dari sekolah lain. (Ket Gmbr: Semangat anak-anak tak terbendung, siap untuk beraksi) Dengan gerakan yang kompak, energik, dan penuh semangat, para peserta senam SDI Keka memukau dewan juri dan penonton. Persiapan intensif selama hampir satu bulan sebelumnya membuahkan hasil yang manis, meskipun persaingan cukup ketat di antara para peserta. (Ket Gmbr: Gerakan lincah dan kompak,  sangat memukau di depan juri) Instruktur senam SDI Keka, Ibu Encik, mengungkapkan rasa senangnya atas pencapaian ini. “Latihan yang hampir sebulan ini tidak sia-sia. Anak-anak tampil dengan penuh percaya diri dan membanggakan sekolah,” ujarnya dengan senyum bangga. Baca Juga: Tahun Ajaran Baru 2025/202...

Jejak Impian: Dari Kampung ke Panggung Wisuda

Dengan ransel harapan dan mata penuh mimpi, saya berangkat meninggalkan kampung kecil. Jejak ini membentang dari awal perkuliahan hingga wisuda, mengungkapkan perjalanan yang singkat namun penuh makna dari kampung halaman ke panggung kebanggaan. Mari kita telusuri jejak ini yang memimpin dari satu babak ke babak berikut! Langit kampung yang cerah menyambut langkah awal saya, membawa ransel harapan dan cita-cita. Melihat kampung kecil semakin menjauh, hati ini penuh dengan campuran antara rindu dan semangat petualangan. Jejak ini dimulai dari sini, di bawah langit biru yang masih menyimpan impian. Perkuliahan membuka dunia baru yang begitu luas, penuh dengan tantangan dan pelajaran berharga. Setiap mata kuliah, setiap proyek, adalah bahan bakar untuk menyalakan mimpi. Saya belajar, bukan hanya tentang sistem informasi, tetapi juga tentang ketekunan dan semangat untuk terus maju. Beasiswa Pertiwi menjadi penjaga langkah, meski terkadang harus melewati malam tanpa tidur dan ujian yang...