Skip to main content

KOMUNIKASI ANTARPERSONAL

Saya menulis ini, ketika ada tugas dari salah satu mata kuliah yaitu Komunikasi Antarpersonal.

Manusia adalah makhluk sempurna ciptaan Tuhan dibanding makhluk ciptaan yang lain. Selain sebagai makhluk individu (pribadi), manusia juga berperan sebagai makhluk sosial.

Sebagai individu, manusia diberikan kemampuan berupa akal, pikiran dan perasaan. Sehingga memiliki tanggung jawab akan dirinya yang berguna untuk mengembangkan kemampuannya, dan juga memenuhi berbagai kebutuhan hidup. 

Sebagai makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat, manusia sudah memiliki dorongan akan kebutuhan berinteraksi.

Dalam interaksinya dengan masyarakat, manusia akan melakukan komunikasi untuk menyampaikan informasi. Dalam ilmu komunikasi dikenal dengan istilah komunikasi antar pribadi. Hubungan antar diri sendiri dengan orang lain yang terjadi karena ada rasa timbal balik dan memiliki kesamaan tujuan.

Jenis – jenis hubungan komunikasi antar pribadi, diantaranya : 

     1. Perkenalan 

Tahap ini adalah tahap dimana awal mula terjadinya komunikasi. Ini berupa “fase kontak permulaan” atau adanya usaha dari masing-masing individu untuk mengetahui secepatnya identitas, dan sikap dari lawan bicara.

     2. Persahabatan

Beberapa alasan umum, seseorang memutuskan menjalin  persahabatan adalah untuk mengurangi rasa kesepian. 

    3. Keakraban

Keakraban sangat identik dengan sahabat karib atau close friend. Setiap orang saling menggantungkan diri satu sama lain dan terikat dalam tanggung jawab. Bentuk tanggung jawab tersebut bertujuan untuk saling percaya, mendukung satu sama lain, memberikan dorongan semangat yang positif.

    4. Suami Istri 

Hubungan suami istri dianggap sebagai hubungan yang unik.  Hal ini dikarenakan adanya perbedaan karakteristik antara suami dan istri membentuk hubungan interpersonal yang dalam dan terikat status pernikahan.

    5. Orang Tua dan Anak

Komunikasi yang terjalin antara orang tua dan anak terikat dalam hubungan keluarga. Hubungan yang terjalin ini bersifat dua arah, dimana orang tua bertanggung jawab dalam mendidik anak kemudian anak bertanggung jawab dalam mematuhi nasehat orang tua.

Untuk lebih jelas dan lengkap bisa menyimak melalui video dibawah ini :

Terima Kasih.
Salam,

#PYN

Comments

Popular posts from this blog

Kegagalan: Awal dari Kesuksesan yang Lebih Besar

Kegagalan sering kali dianggap sebagai titik akhir, padahal sebenarnya ia adalah awal dari perjalanan menuju pertumbuhan. Setiap kali kita jatuh, ada pelajaran berharga yang bisa kita petik. Kegagalan mengajarkan kita tentang kekuatan, ketangguhan, dan keberanian untuk bangkit kembali. Meski rasa sakit akibat kegagalan bisa begitu dalam, di sanalah kita belajar untuk memetakan langkah-langkah baru dengan cara yang lebih bijak. Tidak ada orang yang sukses tanpa melewati kegagalan, dan tidak ada kegagalan yang datang tanpa membawa hikmah Bangkit dari kegagalan bukanlah perkara mudah, tetapi itulah yang membedakan mereka yang sukses dari yang menyerah. Setiap kali kita mencoba lagi, kita mendekatkan diri pada impian yang lebih besar. Kegagalan bukan akhir dari segalanya, itu hanyalah batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar. Dengan setiap kegagalan, kita belajar untuk menjadi lebih kuat dan lebih tangguh, hingga akhirnya kita mencapai apa yang kita impikan. Jadi, jangan pernah tak...

SDI Keka Raih Juara Lomba Senam Anak Indonesia Hebat di O2SN Satar Mese

Keka, 13 Agustus 2025 – Prestasi membanggakan diraih SDI Keka dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Satar Mese yang berlangsung pada 12–13 Agustus 2025 di Iteng. Tim senam SDI Keka berhasil meraih Juara 2 pada lomba Senam Anak Indonesia Hebat, mengalahkan sejumlah tim tangguh dari sekolah lain. (Ket Gmbr: Semangat anak-anak tak terbendung, siap untuk beraksi) Dengan gerakan yang kompak, energik, dan penuh semangat, para peserta senam SDI Keka memukau dewan juri dan penonton. Persiapan intensif selama hampir satu bulan sebelumnya membuahkan hasil yang manis, meskipun persaingan cukup ketat di antara para peserta. (Ket Gmbr: Gerakan lincah dan kompak,  sangat memukau di depan juri) Instruktur senam SDI Keka, Ibu Encik, mengungkapkan rasa senangnya atas pencapaian ini. “Latihan yang hampir sebulan ini tidak sia-sia. Anak-anak tampil dengan penuh percaya diri dan membanggakan sekolah,” ujarnya dengan senyum bangga. Baca Juga: Tahun Ajaran Baru 2025/202...

Jejak Impian: Dari Kampung ke Panggung Wisuda

Dengan ransel harapan dan mata penuh mimpi, saya berangkat meninggalkan kampung kecil. Jejak ini membentang dari awal perkuliahan hingga wisuda, mengungkapkan perjalanan yang singkat namun penuh makna dari kampung halaman ke panggung kebanggaan. Mari kita telusuri jejak ini yang memimpin dari satu babak ke babak berikut! Langit kampung yang cerah menyambut langkah awal saya, membawa ransel harapan dan cita-cita. Melihat kampung kecil semakin menjauh, hati ini penuh dengan campuran antara rindu dan semangat petualangan. Jejak ini dimulai dari sini, di bawah langit biru yang masih menyimpan impian. Perkuliahan membuka dunia baru yang begitu luas, penuh dengan tantangan dan pelajaran berharga. Setiap mata kuliah, setiap proyek, adalah bahan bakar untuk menyalakan mimpi. Saya belajar, bukan hanya tentang sistem informasi, tetapi juga tentang ketekunan dan semangat untuk terus maju. Beasiswa Pertiwi menjadi penjaga langkah, meski terkadang harus melewati malam tanpa tidur dan ujian yang...